Pada Sabtu Malam di Gampong Reuloh menjadi saksi momen penuh haru saat pelaksanaan acara perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah lapisan masyarakat, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak yang turut memeriahkan suasana. Hadir pula dalam kesempatan ini Sekretaris Desa (Sekdes) Gampong Reuloh, Bapak Marzuki, beserta jajaran perangkat gampong lainnya.
Acara yang sederhana namun penuh makna ini menjadi ajang silaturahmi dan ungkapan terima kasih antara mahasiswa KKN dan masyarakat yang telah menerima mereka dengan hangat selama menjalani masa pengabdian di desa. Mahasiswa yang telah menjalankan pengabdiannya selama kurang lebih satu bulan ini antara lain: Putri Dira Alifa, Uswatul Hasanah, Ira Zulfiani, Yudhistira, Annisa Rahmi, Rivky Khairuma Aguesco, Yuli Siti Nurjanah, dan Teuku Imanda Zufran.
Mewakili seluruh anggota tim, Ketua KKN Gampong Reuloh, Putri Dira Alifa, menyampaikan kata-kata perpisahan yang menyentuh hati. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat Gampong Reuloh.
“Di gampong ini, kami merasa benar-benar diterima. Kami bisa menjadi diri kami sendiri, tanpa rasa canggung atau ragu. Masyarakat tidak hanya menerima kami sebagai tamu, tapi sebagai bagian dari keluarga mereka sendiri. Ini adalah pengalaman yang akan kami bawa terus dalam hidup kami,” ujar Putri dengan penuh haru.
Sambutan tersebut mendapat respon yang hangat dari masyarakat. Beberapa ibu-ibu bahkan tak kuasa menahan air mata, mengungkapkan rasa kehilangan atas kepergian para mahasiswa yang selama ini telah menjadi teman, sahabat, bahkan dianggap seperti anak sendiri. Anak-anak pun tampak enggan berpisah, masih ingin bermain dan berinteraksi dengan kakak-kakak mahasiswa yang selama ini aktif mendampingi mereka dalam berbagai kegiatan edukatif dan hiburan.
Bapak Marzuki selaku Sekdes juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa KKN. Ia berharap hubungan yang telah terjalin tidak putus setelah kegiatan ini berakhir.
Perpisahan ini memang menjadi akhir dari masa pengabdian KKN, namun bukan akhir dari ikatan kekeluargaan yang telah terbentuk. Mahasiswa dan masyarakat Gampong Reuloh saling mengucap doa dan harapan, semoga kelak dapat bertemu kembali dalam suasana yang berbeda, dengan semangat yang tetap hangat dan bersahaja.

